Warta Indonesia
No Result
View All Result
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Menkomdigi Meutya Hafid: LPP Harus Jadi Benteng Narasi Kebangsaan

Wartaindonesia.co.id
Rabu, 16 April 2025
-- Nasional
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pentingnya penguatan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) sebagai benteng terakhir narasi kebangsaan di tengah arus informasi digital yang makin tidak terkendali. Hal ini disampaikan Meutya dalam acara Halalbihalal bersama insan penyiaran publik di Gedung RRI Jakarta, Rabu (16/04/2025).

“Kita butuh media publik yang kuat untuk menyampaikan narasi pembangunan yang objektif dan mencerahkan, bukan sekadar konten viral yang memecah belah,” tegas Meutya di hadapan pimpinan RRI, TVRI, Antara, serta Komisi VII DPR RI.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Meutya menyampaikan keprihatinannya terhadap tantangan yang dihadapi media konvensional, mulai dari penurunan belanja iklan hingga pergeseran perhatian publik ke media sosial. Ia menggarisbawahi perlunya langkah afirmatif dari negara untuk memastikan LPP tetap relevan dan berdaya saing.

“Saat ini media konvensional butuh dukungan nyata, bukan hanya anggaran, tapi juga kebijakan afirmatif dan ekosistem yang sehat,” ujarnya.

Meutya juga mengungkapkan wacana integrasi LPP yang pernah dibahas sebelumnya, yakni menyinergikan TVRI, RRI, dan Antara dalam satu ekosistem komunikasi publik nasional. Menurutnya, ide ini layak dikaji kembali untuk mendorong efisiensi, konsistensi narasi, dan daya jangkau yang lebih luas.

Tak hanya itu, Meutya menyoroti perlunya regulasi ketat terhadap akses media sosial bagi anak-anak. Pemerintah, kata dia, tengah mengkaji pembatasan usia akses media sosial minimal 16–18 tahun demi melindungi perkembangan otak anak dari dampak negatif digital.

“Kita perlu mengembalikan budaya menonton tayangan berkualitas. LPP harus jadi rumah bagi konten yang mencerdaskan, mempersatukan, dan menghibur secara sehat,” tambahnya.

Meutya juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi LPP dalam mendukung komunikasi publik selama masa libur Lebaran dan Nyepi. Ia berharap kekompakan antar-LPP terus dijaga dan diperkuat.

Meutya menutup sambutan, dengan pesan untuk membangun solidaritas antarlembaga penyiaran publik dan terus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan parlemen demi menjaga eksistensi media nasional di tengah tantangan zaman.

Acara Halalbihalal ini dihadiri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty, Direktur Utama RRI Hendrasmo, Direktur Utama LKBN Antara Ahmad Munir, Ketua KPI Ubaidillah, serta sejumlah pimpinan dan pengawas lembaga penyiaran.

Tags: IndonesiaNasionalNusantara

Previous Post

Wamenperin Pacu Ekspor AC Hingga 10 Juta Unit per Tahun

Next Post

Tri Ibadah, Pilihan Tepat untuk Tetap Terhubung dan Nyaman Beribadah di Tanah Suci selama Umrah dan Haji

BeritaTerkait

Nasional

Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Jumat, 9 Oktober 2026
Nasional

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026
Nasional

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026
Nasional

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Load More
Next Post

Tri Ibadah, Pilihan Tepat untuk Tetap Terhubung dan Nyaman Beribadah di Tanah Suci selama Umrah dan Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Peringati Hari Santri, PKB Gelar PKB Award 2026 Berhadiah Rp1 Miliar

Evaluasi Panja Haji DPR, Maman Imanul Haq Minta Hotel Terlalu Jauh dari Masjidil Haram Dicoret

Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Lalu Hadrian Irfani: RUU Sisdiknas Harus Wujudkan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru

PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

Marwan Jafar Minta Anggaran LPS Efisien

Dugaan Markas Judol di Kompleks TNI Cijantung, Taufiq Abdullah Minta Diusut Tuntas

Chusnunia Dukung Pengembangan Wisata Gastronomi Indonesia

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tulola Jewelry, Bakti BCA, dan Reza Rahadian Berkolaborasi Hadirkan Koleksi Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist