Warta Indonesia
No Result
View All Result
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Refleksi Dua Tahun Asta Cita Presiden Prabowo, Apa yang Sudah Terasa?

Warta Indonesia
Jumat, 23 Oktober 2026
-- Nasional
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum untuk melihat perkembangan pelaksanaan Asta Cita, terutama dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sejumlah upaya yang dilakukan pemerintah dinilai menjadi fondasi penting bagi pembangunan Indonesia dalam jangka panjang.

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “Refleksi Dua Tahun Asta Cita Presiden Prabowo, Apa yang Sudah Terasa?” yang diinisiasi Perkumpulan Pemuda Keadilan di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).

Pengamat politik dari UPN Veteran Jakarta, Asep Kamaludin, yang hadir sebagai narasumber, menilai sejumlah pilar Asta Cita memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya melalui perhatian terhadap pengembangan SDM dan kesejahteraan dasar.

Menurut Asep, berbagai langkah perbaikan yang dijalankan pemerintahan Prabowo merupakan bagian dari upaya membenahi persoalan yang telah berlangsung lama sekaligus menyiapkan masa depan bangsa.

“Yang pertama adalah penguatan SDM dan kesejahteraan dasar. Dalam hal ini, banyak perbaikan yang dilakukan oleh Pak Prabowo,” ujar Asep.

Ia mengatakan, arah pembangunan yang ditempuh pemerintah tidak hanya berorientasi pada kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga mempersiapkan generasi mendatang agar mampu tumbuh, berkembang, dan berkontribusi bagi Indonesia.

“Pak Prabowo ini sebenarnya menegaskan satu hal bahwa yang dia berikan itu bukan hanya generasi masa sekarang, bukan hanya generasi saat ini, tapi bagaimana generasi yang akan datang bisa hidup, tumbuh, dan berkembang untuk menjaga Indonesia,” katanya.

Asep juga menyoroti perhatian pemerintah terhadap tumbuh kembang anak sejak usia dini. Menurut dia, perhatian terhadap kebutuhan generasi sejak masa balita merupakan bagian penting dari pembangunan manusia yang berkelanjutan.

“Nah, lewat Asta Cita ini juga Pak Prabowo memberikan empati dan perhatian terhadap permasalahan tumbuh kembang generasi, yang diperhatikan sejak mereka balita. Itu sifat empati yang jarang dimiliki, menurut saya, oleh para pemimpin,” tuturnya.

Ia optimistis, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah akan semakin menunjukkan hasil pada tahun-tahun berikutnya. Karena itu, kesinambungan program menjadi penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Asep berharap, dampak positif pembangunan SDM tidak hanya dirasakan oleh generasi muda, tetapi juga oleh kelompok masyarakat dari generasi yang lebih tua.

“Saya yakin di tahun ketiga, tahun keempat itu akan lebih banyak hasilnya, akan lebih terasa dampaknya bukan hanya untuk generasi muda, tapi generasi di atas kita juga,” ujarnya.

Masyarakat Sipil Diajak Kawal Program Pemerintah

Sementara itu, Aktivis Pejuang Keadilan Dendi Budiaman mengajak masyarakat, mahasiswa, dan media massa untuk turut mengawal jalannya pemerintahan Prabowo selama tiga tahun mendatang.

Menurut Dendi, pengawasan publik perlu berjalan beriringan dengan apresiasi terhadap berbagai capaian pemerintah. Dengan demikian, program-program yang telah dirancang dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pak Prabowo ini bukan malaikat. Dua tahun ini tentu saja tidak lepas dari cacat. Maka itu kita harus kawal bersama dan apresiasi capaian-capaian yang telah dilakukan,” kata Dendi.

Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat sipil diperlukan untuk memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai tujuan serta mendorong perbaikan apabila masih ditemukan kendala dalam pelaksanaannya.

Dendi juga mengingatkan bahwa evaluasi merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemerintah.

“Memang ada banyak capaian, meskipun ada juga banyak masalah. Maka dari sinilah peran kita sebagai masyarakat sipil untuk mengawal,” seru Dendi.

Diskusi tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam mengawal agenda pembangunan nasional.

Dengan kolaborasi yang melibatkan semua pihak, pelaksanaan Asta Cita diharapkan semakin optimal dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan rakyat.

Tags: Asep KamaludinAsta CitaDendi BudiamanIndonesiaNasionalNusantaraPerkumpulan Pemuda KeadilanPrabowoPrabowo Subianto

Previous Post

Hari Santri Nasional 2026, Rektor UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar: Santri Penentu Masa Depan Bangsa

Next Post

Andrea Bocelli Konser ke Indonesia, Waktetum ISNU: Buka Ruang Pertukaran Kebudayaan

BeritaTerkait

Nasional

Hari Santri Nasional 2026, Rektor UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar: Santri Penentu Masa Depan Bangsa

Kamis, 22 Oktober 2026
Nasional

Terima Audiensi Komunitas Aku Menari, Wapres Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Kamis, 15 Oktober 2026
Nasional

Hadiri Wisuda Institut Pariwisata Trisakti, Wapres Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia 

Selasa, 13 Oktober 2026
Nasional

Ibu Selvi Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya melalui Perlindungan Kekayaan Intelektual

Selasa, 13 Oktober 2026
Load More
Next Post

Andrea Bocelli Konser ke Indonesia, Waktetum ISNU: Buka Ruang Pertukaran Kebudayaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Refleksi Dua Tahun Asta Cita Presiden Prabowo, Apa yang Sudah Terasa?

Hari Santri Nasional 2026, Rektor UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar: Santri Penentu Masa Depan Bangsa

Karhutla Tak Kunjung Tuntas, Fauqi Hadipekso Dorong Pemerintah Belajar dari ‘Pesantren Hijau’

Habib Syarief Minta Penyelenggara Satu Data Indonesia Bebas Praktik Jual-Beli Data

Terima Audiensi Komunitas Aku Menari, Wapres Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Hadiri Wisuda Institut Pariwisata Trisakti, Wapres Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia 

Ibu Selvi Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya melalui Perlindungan Kekayaan Intelektual

Soal Polemik Pembongkaran Pasar Shopping Metro, Chusnunia Minta Pemkot Metro Cari Jalan Tengah

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bubarkan PBAK, Rektor UIN SUKA Yogyakarta Dinilai Terlalu Reaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telkomsel Rilis DigiAds Ramadan Insight 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-79 TNI di Monas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibu Iriana dan Anggota OASE KIM Hadiri Peringatan HKG PKK Ke-51 Tahun 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist