Warta Indonesia
No Result
View All Result
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Politik

Turbulensi Politik 2024 Bisa Ganggu Kinerja Kabinet

Warta Indonesia
Kamis, 13 Februari 2020
-- Politik
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Jakarta – Kritik terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang kinerjanya dianggap mengantongi rapor kurang baik lebih disebabkan adanya turbulensi politik pada Pemilu 2024 mendatang. Hal tersebut patut diwaspadai. Akibatnya apa, hal tersebut memengaruhi opini atau persepsi publik atas penilaian kinerja pemerintahan. Padahal masih banyak parameter lain yang bisa digunakan untuk memberikan penilaian.

“Kinerja 100 hari lebih pada konsolidasi dan pelontaran jargon-jargon yang menarik bagi media,” kata Karyono Wibomi, peneliti senior Indonesian Publik Institute (IPI) saat memaparkan pendapatnya di FGD yang digelar Master C19, bertajuk “Mendorong Efektivitas Kinerja Kabinet Indonesia Baru,” Selasa (11/2). “

Di Indonesia, lanjut dia, kinerja 100 hari sudah menjadi tradisi yang dinilai masyarakat. Sementara itu Jokowi sebagai presiden tidak pernah menargetkan 100 hari kerja. Bisa jadi karena ini periode kedua kepemimpinannya. Akibat persepsi publik tadi, maka ada permintaan untuk mengganti sejumlah menteri. Meskipun komposisi kabinet sekarang cukup proporsional, 50:50 antara partai dan kalangan profesional.

“Namun tetap ada baju profesional, tetapi arahan partai politik,” ujarnya.

Ia menambahkan, belum ada kesamaan platform “cetak biru” antara presiden dan wakil presiden. Cetak biru ini penting, karena akan dijelaskan sedetail-detailnya ke semua menteri. Hal ini untuk menghindari adanya program kerja yang tidak sejalan dengan visi presiden.

“Ketegasan presiden diperlukan untuk mengevaluasi menteri, ganti saja bila tidak sanggup mengikuti arahan. Ketegasan tersebut juga untuk meminimalisir turbulensi politik 2024,” tegasnya.

Maraknya jargon-jargon dari para menteri menyebabkan kegaduhan, sehingga permasalahan yang dirasakan masyarakat kurang terekspos. Capaian yang dilakukan pemerintah harus tersosialisasi dengan baik, sehingga penilaian pembangunan lebih adil.

“Pemerintah harus berpihak pada masyarakat bawah yang jauh dari pusat pemerintahan. Bagi saya, kinerja 100 hari pengantar dan belum bisa dinilai penuh,” kata Broto Wardoyo, Analis Politik Universitas Indonesia (UI).

“Jadi bagi saya yang terpenting adalah penguatan birokrasi yang dilakukan secara ketat dan termonitor dengan baik,” katanya lagi. (Lu)

Tags: Berita IndonesiaIndonesiaIndonesia NewsKabar IndonesiaNasionalPemerintahanWartaWarta Indonesia

Previous Post

Pemerintah Perlu Gagas Narasi Besar Kebangsaan

Next Post

Presiden Bertolak Menuju Provinsi DIY

BeritaTerkait

Anggota DPR RI asal Lampung Chusnunia
Politik

Soal Polemik Pembongkaran Pasar Shopping Metro, Chusnunia Minta Pemkot Metro Cari Jalan Tengah

Senin, 12 Oktober 2026
Sekretaris Panitia PKB Award 2026, Rina Sa’adah
Politik

Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

Minggu, 11 Oktober 2026
Politik

Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

Minggu, 11 Oktober 2026
Politik

Muhammad Hilman Mufidi Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 11 Oktober 2026
Load More
Next Post

Presiden Bertolak Menuju Provinsi DIY

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Soal Polemik Pembongkaran Pasar Shopping Metro, Chusnunia Minta Pemkot Metro Cari Jalan Tengah

Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

Muhammad Hilman Mufidi Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang

Pergantian Dirut Garuda Indonesia, Gus Rivqy Abdul Halim Kembali Soroti Kebijakan Bagasi

Legislator PKB Puji Langkah Cepat Kapolri Berantas Narkoba

Jamaah Haji 2027 Cuma Bayar Rp23,24 Juta Lunasi BPIH

Peringati Hari Santri, PKB Gelar PKB Award 2026 Berhadiah Rp1 Miliar

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tulola Jewelry, Bakti BCA, dan Reza Rahadian Berkolaborasi Hadirkan Koleksi Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist