Warta Indonesia
No Result
View All Result
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Politik

Pergantian Dirut Garuda Indonesia, Gus Rivqy Abdul Halim Kembali Soroti Kebijakan Bagasi

Warta Indonesia
Minggu, 11 Oktober 2026
-- Politik
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, H. Rivqy Abdul Halim atau Gus Rivqy, menilai pergantian Direktur Utama PT Garuda Indonesia harus menjadi momentum untuk membenahi manajemen perusahaan sekaligus mengevaluasi kebijakan yang berdampak langsung terhadap penumpang, termasuk aturan bagasi.

Thomas Sugiarto Oentoro ditetapkan sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan Glenny H. Kairupan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (8/10/2026). Pergantian kepemimpinan tersebut berlangsung di tengah upaya maskapai nasional itu memperbaiki kinerja keuangan dan operasional.

Menurut Gus Rivqy, direksi baru memiliki pekerjaan rumah besar untuk memastikan Garuda Indonesia semakin sehat secara bisnis, efisien dalam operasional, dan tetap mengutamakan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menyoroti kinerja keuangan Garuda yang masih mencatatkan kerugian sebesar 113 juta dolar AS atau setara Rp2,03 triliun pada semester I 2026. Pada periode yang sama, beban bahan bakar penerbangan atau avtur meningkat 43,6 persen secara tahunan menjadi 677,6 juta dolar AS. Porsi biaya avtur terhadap pendapatan juga naik dari 30,5 persen menjadi 37,7 persen.

Di sisi lain, Garuda Indonesia mengoperasikan 104 unit armada pesawat dengan total aset mencapai 7,37 miliar dolar AS. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut manajemen baru untuk mengoptimalkan aset, memperkuat efisiensi, dan memastikan setiap keputusan bisnis memberikan dampak nyata terhadap perbaikan kinerja perusahaan.

“Pergantian dirut harus diikuti pembenahan manajemen secara nyata. Garuda membutuhkan tata kelola yang profesional, efisiensi yang terukur, dan pelayanan yang semakin baik. Jangan sampai pergantian pimpinan hanya menjadi perubahan struktural tanpa dampak terhadap kinerja perusahaan,” ujar Gus Rivqy di Jakarta, Jumat (10/10/2026).

Selain pembenahan manajemen, Gus Rivqy kembali menyoroti kebijakan bagasi Garuda Indonesia yang dinilai berpotensi membebani penumpang. Ia menyebut adanya keluhan masyarakat mengenai ketentuan bagasi yang membuat penumpang harus menggabungkan dua hingga tiga koli menjadi satu agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya kembali menyuarakan agar Garuda meninjau ulang kebijakan terkait bagasi. Saya melihat kebijakan ini memaksa penumpang mengemas dua sampai tiga koli menjadi satu. Tentu ini sangat membebani penumpang. Menurut saya, inilah yang disebut ‘bersatu kita teguh, bercerai bayar bagasi tambahan’,” tegasnya.

Gus Rivqy menilai kebijakan komersial perusahaan penerbangan semestinya tidak hanya mempertimbangkan aspek pendapatan, tetapi juga kemudahan, kenyamanan, dan kepentingan konsumen. Menurutnya, evaluasi aturan bagasi perlu menjadi bagian dari pembenahan pelayanan yang dilakukan oleh direksi baru.

Ia menegaskan, upaya menekan biaya operasional tidak seharusnya semata-mata berorientasi pada kebijakan yang berpotensi menambah beban penumpang. Manajemen perlu melakukan evaluasi secara transparan dan mencari solusi yang mampu menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis perusahaan dan kualitas pelayanan.

“Efisiensi memang penting, tetapi jangan sampai penumpang justru menjadi pihak yang menanggung beban dari kebijakan perusahaan. Garuda harus mampu mencari formula bisnis yang sehat sekaligus memberikan pelayanan yang wajar dan kompetitif bagi masyarakat,” ujarnya.

Gus Rivqy berharap direksi baru Garuda Indonesia menetapkan target kinerja yang jelas, melakukan evaluasi secara berkala, serta memastikan pembenahan perusahaan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ukuran keberhasilan direksi baru bukan hanya perbaikan angka-angka keuangan, tetapi juga meningkatnya kepercayaan publik dan kualitas pelayanan kepada penumpang. Garuda harus semakin sehat secara bisnis, efisien dalam operasional, dan tetap memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tags: Fraksi PKBGus RivqyIndonesiaNasionalNusantaraParlementariaPartai Kebangkitan BangsaPartai PolitikPKBPolitikRivqy Abdul Halim

Previous Post

Legislator PKB Puji Langkah Cepat Kapolri Berantas Narkoba

Next Post

Muhammad Hilman Mufidi Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang

BeritaTerkait

Sekretaris Panitia PKB Award 2026, Rina Sa’adah
Politik

Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

Minggu, 11 Oktober 2026
Politik

Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

Minggu, 11 Oktober 2026
Politik

Muhammad Hilman Mufidi Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang

Minggu, 11 Oktober 2026
Politik

Legislator PKB Puji Langkah Cepat Kapolri Berantas Narkoba

Minggu, 11 Oktober 2026
Load More
Next Post

Muhammad Hilman Mufidi Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

Muhammad Hilman Mufidi Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang

Pergantian Dirut Garuda Indonesia, Gus Rivqy Abdul Halim Kembali Soroti Kebijakan Bagasi

Legislator PKB Puji Langkah Cepat Kapolri Berantas Narkoba

Jamaah Haji 2027 Cuma Bayar Rp23,24 Juta Lunasi BPIH

Peringati Hari Santri, PKB Gelar PKB Award 2026 Berhadiah Rp1 Miliar

Evaluasi Panja Haji DPR, Maman Imanul Haq Minta Hotel Terlalu Jauh dari Masjidil Haram Dicoret

Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tulola Jewelry, Bakti BCA, dan Reza Rahadian Berkolaborasi Hadirkan Koleksi Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist