Warta Indonesia
No Result
View All Result
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Dampingi Korban Kekerasan di Akar Rumput, Menteri PPPA Apresiasi Relawan Paralegal Muslimat NU

Wartaindonesia.co.id
Selasa, 22 April 2025
-- Nasional
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Semarang (22/4) – Paralegal memegang peranan krusial dalam upaya pendampingan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan. Selain berperan sebagai mediator, paralegal turut membantu korban dalam mengakses keadilan, memberikan pendampingan awal, serta memastikan hak-hak korban terlindungi selama proses penanganan kasus.

“Hari ini saya berkunjung ke Provinsi Jawa Tengah, salah satunya untukLaunchingRelawan Paralegal Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Jawa Tengah yang sudah melakukan pelatihan secara bertahap. Kehadiran dan peran paralegal ini penting untuk mendampingi masyarakat di tingkat akar rumput ketika melihat atau mengalami kekerasan terhadap perempuan maupun anak,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, di Semarang, Minggu (20/4).

Menteri PPPA menyebutkan, berdasarkan Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024, prevalensi kekerasan terhadap perempuan usia 15-64 adalah 1 dari 4 perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan seksual dan/atau fisik dari pasangan dan/atau selain pasangan selama hidupnya. Sementara itu, Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024 menunjukkan, prevalensi kekerasan terhadap anak usia 13-17 tahun pernah mengalami salah satu atau lebih kekerasan sepanjang hidup mereka.

“Kondisi ini mendorong seluruhstakeholderyang ada untuk bersama-sama berkomitmen dan berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan bangsa saat ini. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dengan segala keterbatasan sumber daya yang ada. Partisipasi masyarakat akan menjadi daya dorong dan potensi besar dalam menuntaskan salah satu tantangan pembangunan perempuan dan anak,” tutur Menteri PPPA.

Menteri PPPA berharap, gerakan yang dilakukan oleh Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Jawa Tengah dapat menjadi praktik baik pendampingan perempuan dan anak korban kekerasan di organisasi ataupun daerah lainnya. “Saya percaya bahwa kekuatan untuk mencegah dan menangani kekerasan bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah semata, tetapi dukungan dari masyarakat sebagai salah satu pilarnya,” imbuh Menteri PPPA.

Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen turut mengapresiasi sinergi Muslimat NU Provinsi Jawa Tengah dalam pendampingan perempuan dan anak korban kekerasan melalui peran paralegal. Taj Yasin menyebutkan, paralegal yang dilatih oleh Muslimat NU Provinsi Jawa Tengah akan dikolaborasikan dengan salah satu program Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kecamatan Berdaya.

“Nanti pendampingan yang dilakukan pada perempuan dan anak korban kekerasan bukan hanya terhadap sisi hukumnya saja, tetapi juga bagaimana para korban ini bisa berdaya. Nanti kita dampingi terkait ekonominya, kalau masih di tingkat sekolah bagaimana mereka tetap mendapatkan pendidikan yang baik, dan lain sebagainya,” kata Taj Yasin.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Jawa Tengah, Ismawati Hafieedz mengatakan, program Paralegal Muslimat NU bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pendampingan hukum kepada masyarakat, terutama perempuan dan anak. Pihaknya telah melatih 90 orang paralegal se-Jawa Tengah yang siap menjadi agen perubahan di masyarakat.

“Melalui program ini, Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Jawa Tengah berharap dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan bisa menjadi contoh bagi lembaga masyarakat lainnya dalam pelayanan meningkatkan kesadaran hukum dan keadilan sosial,” pungkas Ismawati.

Pada rangkaian kegiatan tersebut, Menteri PPPA dan Taj Yasin yang mewakili Gubernur Provinsi Jawa Tengah juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Percepatan Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Provinsi Jawa Tengah. Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua pihak bersinergi dalam berbagai isu, mulai dari penguatan pengarusutamaan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, pencegahan dan penanganan kekerasan, peningkatan kualitas keluarga, hingga penguatan Ruang Bersama Indonesia untuk penguatan Kecamatan Berdaya di Provinsi Jawa Tengah.

Tags: IndonesiaNasionalNusantara

Previous Post

Telkom Pertegas Komitmen Energi Terbarukan di Hari Bumi 2025: Langkah Nyata Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Next Post

Tinggal Seminggu Lagi: Beli Mobil Daihatsu, Menangkan Umroh!

BeritaTerkait

Nasional

Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Jumat, 9 Oktober 2026
Nasional

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026
Nasional

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026
Nasional

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Load More
Next Post

Tinggal Seminggu Lagi: Beli Mobil Daihatsu, Menangkan Umroh!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Peringati Hari Santri, PKB Gelar PKB Award 2026 Berhadiah Rp1 Miliar

Evaluasi Panja Haji DPR, Maman Imanul Haq Minta Hotel Terlalu Jauh dari Masjidil Haram Dicoret

Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Lalu Hadrian Irfani: RUU Sisdiknas Harus Wujudkan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru

PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

Marwan Jafar Minta Anggaran LPS Efisien

Dugaan Markas Judol di Kompleks TNI Cijantung, Taufiq Abdullah Minta Diusut Tuntas

Chusnunia Dukung Pengembangan Wisata Gastronomi Indonesia

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tulola Jewelry, Bakti BCA, dan Reza Rahadian Berkolaborasi Hadirkan Koleksi Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist