Warta Indonesia
No Result
View All Result
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Jabodetabek

Dinas Kesehatan Terima Bantuan 12 Unit GeNose dari Baznas Bazis DKI Jakarta

Warta Indonesia
Sabtu, 10 April 2021
-- Jabodetabek
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerima bantuan 12 unit GeNose dari Baznas Bazis DKI Jakarta untuk mendukung penanganan COVID-19 di Ibukota.

” Mendukung penambahan cakupan skrining”

Sebanyak 12 unit alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut selanjutnya akan ditempatkan di kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta serta didistribusikan ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) seperti RSUD dan puskesmas.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Purwadi mengapresiasi adanya bantuan GeNose ini. Ketersediaan alat ini dapat membantu cakupan dan sasaran skrining pada pasien dan pengunjung RSUD maupun puskesmas.

Purwadi menjelaskan, GeNose memiliki tingkat akurasi di atas 90 persen dalam mendeteksi COVID-19 dalam waktu yang cukup singkat.

“Bantuan ini mendukung penambahan cakupan skrining, terlebih GeNose adalah alat berbasis teknologi yang murah cepat, singkat, simpel, dan tentunya dengan hasil yang baik,” ujarnya, Jumat (9/4).

Purwadi menambahkan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan memberikan pelatihan uji fungsi kepada tenaga kesehatan (nakes) di faskes yang menerima GeNose tersebut. Pelatihan diberikan karena alat ini sangat sensitif sehingga dibutuhkan treatment khusus.

“Kita ploting satu faskes satu unit. Kita juga akan melakukan latih fungsi bagi nakes, masing-masing faskes satu nakes,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Luthfi Fatullah menuturkan, selain membantu cakupan dan sasaran, skrining GeNose dipilih dengan pertimbangan nyaman digunakan oleh para lansia dibandingkan dengan antigen dan PCR.

“GeNose masuk standar nasional dan diakui. GeNose berbiaya jauh lebih murah dan akurasinya juga tinggi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Baznas Bazis DKI Jakarta telah memesan GeNose lebih awal agar bisa mendapatkan unit tersebut karena jumlahnya masih terbatas dan peminatnya banyak.

“Semakin banyak orang yang bisa deteksi secara dini akan memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan tepat,” tandasnya.

(bj/wi


Previous Post

Kali Krukut Kawasan Plaza Bisnis Kemang Dikeruk dan Dipasang Bronjong

Next Post

350 Penyandang Tuna Netra di Jaktim Dapat Bantuan Sembako

BeritaTerkait

Screenshot
Jabodetabek

Disperkimta Tangsel Jelaskan Mekanisme Pelayanan Pemakaman bagi Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026
Jabodetabek

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Türkiye Jajaki MoU Perkuat Kolaborasi Global

Rabu, 29 April 2026
Jabodetabek

MI Berprestasi, MA Responsif: Pembangunan UIN Jakarta Panen Apresiasi di JMA 2026

Kamis, 5 Februari 2026
Jabodetabek

UIN Jakarta Sukses Juarai Debat Nasional yang Diselenggarakan Bawaslu RI

Minggu, 30 November 2025
Load More
Next Post

350 Penyandang Tuna Netra di Jaktim Dapat Bantuan Sembako

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Habib Syarief Minta Penyelenggara Satu Data Indonesia Bebas Praktik Jual-Beli Data

Terima Audiensi Komunitas Aku Menari, Wapres Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Hadiri Wisuda Institut Pariwisata Trisakti, Wapres Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia 

Ibu Selvi Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya melalui Perlindungan Kekayaan Intelektual

Soal Polemik Pembongkaran Pasar Shopping Metro, Chusnunia Minta Pemkot Metro Cari Jalan Tengah

Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

Muhammad Hilman Mufidi Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galaxy AI di Galaxy Tab S9 FE Mudahkan Kamu Back to Campus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bubarkan PBAK, Rektor UIN SUKA Yogyakarta Dinilai Terlalu Reaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibu Selvi Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya melalui Perlindungan Kekayaan Intelektual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Lebaran, Dharma Wanita Kemenperin Gelar Bazar Belanja Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist