Warta Indonesia
No Result
View All Result
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Politik

Karhutla Tak Kunjung Tuntas, Fauqi Hadipekso Dorong Pemerintah Belajar dari ‘Pesantren Hijau’

Warta Indonesia
Kamis, 15 Oktober 2026
-- Politik
Fauqi Hadipekso
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengkritik pola penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilai tidak boleh terus berfokus pada pemadaman setelah api membesar. Berulangnya karhutla harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi efektivitas pencegahan, pengawasan kawasan rawan, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.

Bendahara Panitia PKB Award 2026, Fauqi Hadipekso, menegaskan bahwa pemerintah harus mengubah pendekatan reaktif menjadi sistem pencegahan yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan.

“Jangan sampai setiap tahun kita menghadapi persoalan yang sama, lalu pemerintah kembali sibuk memadamkan api ketika kebakaran meluas. Seberapa efektif pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum selama ini? Pemerintah harus menjawabnya dengan evaluasi dan hasil nyata, bukan sekadar rutinitas penanganan,” ujar Fauqi di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, pemerintah perlu belajar dari praktik Pesantren Hijau, yang mengintegrasikan pendidikan lingkungan, keteladanan, dan keterlibatan masyarakat dalam aksi nyata pelestarian alam.

Pesantren memiliki modal sosial kuat melalui peran kiai, santri, dan masyarakat sekitar untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan. Praktik tersebut dapat dikembangkan menjadi gerakan pencegahan karhutla melalui edukasi bahaya pembakaran lahan, pemetaan wilayah rawan, pemantauan lingkungan, pelaporan dini kemunculan asap, hingga pemulihan lahan terdegradasi.

“Pesantren hijau membuktikan bahwa kesadaran lingkungan bisa dibangun melalui pendidikan, kedisiplinan, dan gerakan komunitas. Pemerintah seharusnya mengembangkan pendekatan serupa secara lebih luas. Jangan menunggu hutan terbakar baru bergerak,” tegasnya.

Atas dasar itu, Panitia PKB Award 2026 memasukkan sejumlah pesantren hijau dalam nominasi penerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga pendidikan yang menghadirkan praktik nyata pelestarian lingkungan.

Fauqi mengingatkan bahwa pelibatan masyarakat tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah untuk mengalihkan tanggung jawab negara. Pemerintah pusat dan daerah tetap harus memastikan pengawasan berjalan, sistem peringatan dini berfungsi, sarana penanganan tersedia, serta penegakan hukum dilakukan secara konsisten terhadap setiap pelanggaran.

“Jangan membebankan persoalan sebesar karhutla kepada masyarakat, sementara pengawasan dan penegakan hukum tidak diperkuat. Pesantren dan masyarakat bisa menjadi mitra strategis, tetapi negara tetap bertanggung jawab menyediakan kebijakan, anggaran, personel, dan sistem pencegahan yang efektif,” kata Anggota Komisi XIII DPR RI itu.

Ia menambahkan, keberhasilan penanganan karhutla tidak cukup diukur dari banyaknya rapat koordinasi atau operasi pemadaman. Ukuran utamanya adalah penurunan risiko kebakaran, efektivitas pengawasan kawasan rawan, kecepatan tindak lanjut laporan masyarakat, dan konsistensi penegakan hukum.

Melalui PKB Award 2026, PKB berharap praktik baik Pesantren Hijau dapat direplikasi melalui kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dunia usaha, dan masyarakat sipil.

“Karhutla tidak boleh terus diperlakukan sebagai bencana yang datang tiba-tiba, padahal wilayah rawan dan risikonya bisa dipetakan. Pemerintah harus berani mengevaluasi kebijakan, memperkuat pencegahan, dan membuktikan bahwa pengawasan serta penegakan hukum benar-benar berjalan. Jangan hanya sibuk memadamkan api, tetapi cegah agar kebakaran tidak terus berulang,” pungkas Fauqi.

Tags: Fauqi HadipeksoFraksi PKBIndonesiaNasionalNusantaraParlementariaPartai Kebangkitan BangsaPartai PolitikPKBPolitik

Previous Post

Habib Syarief Minta Penyelenggara Satu Data Indonesia Bebas Praktik Jual-Beli Data

BeritaTerkait

Politik

Habib Syarief Minta Penyelenggara Satu Data Indonesia Bebas Praktik Jual-Beli Data

Kamis, 15 Oktober 2026
Anggota DPR RI asal Lampung Chusnunia
Politik

Soal Polemik Pembongkaran Pasar Shopping Metro, Chusnunia Minta Pemkot Metro Cari Jalan Tengah

Senin, 12 Oktober 2026
Sekretaris Panitia PKB Award 2026, Rina Sa’adah
Politik

Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

Minggu, 11 Oktober 2026
Politik

Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

Minggu, 11 Oktober 2026
Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Habib Syarief Minta Penyelenggara Satu Data Indonesia Bebas Praktik Jual-Beli Data

Terima Audiensi Komunitas Aku Menari, Wapres Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Hadiri Wisuda Institut Pariwisata Trisakti, Wapres Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia 

Ibu Selvi Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya melalui Perlindungan Kekayaan Intelektual

Soal Polemik Pembongkaran Pasar Shopping Metro, Chusnunia Minta Pemkot Metro Cari Jalan Tengah

Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

Muhammad Hilman Mufidi Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galaxy Z Fold6 | Z Flip6: Cerita di Balik Pengembangan Fitur AI Listening Mode

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati Hari Santri, PKB Gelar PKB Award 2026 Berhadiah Rp1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist