Warta Indonesia
No Result
View All Result
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri PPPA : Kartini Tidak Menolak Budaya tetapi Kritis atas Ketidakadilan didalamnya

Wartaindonesia.co.id
Selasa, 22 April 2025
-- Nasional
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Jakarta (22/04) –

“Adat istiadat negeri kami melarang keras anak perempuan keluar rumah. Kami tidak diizinkan pergi ke tempat lain, dan satu-satunya lembaga pendidikan di kota kecil kami hanyalah sebuah sekolah dasar umum untuk orang Eropa”

(Surat RA Kartini kepada Selah D. Halimah, 25 Mei 1899)

Kutipan Surat RA Kartini yang tertuang dalam buku “Habis Gelap Terbitlah Terang” tersebut dibacakan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi dalam pagelaran musikalisasi pembacaan surat-surat RA.Kartini dengan tema “Suara Perempuan dalam Budaya” di Jakarta, Senin (21/04). Menteri PPPA menegaskan Kartini tidak menolak budaya, tetapi mengkritisi ketidakadilan.

“Kartini tidak menolak budaya, tetapi mengkritisi ketidakadilan yang ada di dalamnya. Kartini ingin suara perempuan didengar untuk membangun peradaban yang lebih baik. Kartini menulis dengan jujur dan berani tentang belenggu adat, namun juga menyuarakan harapan besar. Ini jelas tertulis pada salah satu suratnyademikian bunyinya,Kami ingin bekerja untuk tanah air kami, tapi kami diikat oleh rantai adat,” ujar Menteri PPPA.

Menteri PPPA menyatakan surat-surat RA.Kartini mengingatkan kita semua bahwa suara perempuan memiliki kekuatan perubahan. Menteri PPPA mengapresiasi usaha Prof. Wardiman Djojonegoro (Menteri Pendidikan periode 1993 – 1998) yang telah merangkum 149 surat Kartini dalam Trilogi Kartini, sebagai warisan pemikiran tentang emansipasi dan kesetaraan gender.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam sambutannya menyampaikan sosok Kartini sebagai sosok yang sangat besar bagi bangsa Indonesia, bahkan perjuangannya pun dirangkai menjadi sebuah lagu oleh WR. Supratman.

“Emansipasi akhirnya didapatkan R.A. Kartini dengan jasa-jasanya dan dinobatkan menjadi pahlawan nasional oleh Presiden Soekarno pada tahun 1964, menjadi pahlawan nasional pertama perempuan di Indonesia. Perjuangan Kartini sangat relevan dengan konteks pembangunan karakter bangsa. Meski hanya berusia hingga 25 tahun, Kartini menulis hampir 400 surat yang hingga kini, suluhnya tetap hidup dan relevan,” ujar Fadli Zon.

Tags: IndonesiaNasionalNusantara

Previous Post

Gowes Bareng Peringati Kartini, Meutya Hafid Ajak Perempuan Lindungi Anak di Ruang Digital

Next Post

Netmonk Dukung Pemda Papua Barat Daya Pantau Efektivitas Layanan Digital

BeritaTerkait

Nasional

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026
Nasional

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026
Nasional

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Nasional

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026
Load More
Next Post

Netmonk Dukung Pemda Papua Barat Daya Pantau Efektivitas Layanan Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

Marwan Jafar Minta Anggaran LPS Efisien

Dugaan Markas Judol di Kompleks TNI Cijantung, Taufiq Abdullah Minta Diusut Tuntas

Chusnunia Dukung Pengembangan Wisata Gastronomi Indonesia

Fraksi PKB Terima Audiensi Mahasiswa UIN Malang, Dorong Tradisi Literasi Gen Z

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Populer

  • Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daihatsu Ayla, Mobil LCGC Pilihan Tepat Untuk Keluarga Yang Modern

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Mobil Honda dan Acura Raih Predikat Keamanan Terbaik dari IIHS di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist