Warta Indonesia
No Result
View All Result
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Jabodetabek

Bank DKI Bukukan Laba Bersih Rp 580,6 Miliar di 2020

Warta Indonesia
Sabtu, 1 Mei 2021
-- Jabodetabek
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PT Bank DKI masih dapat mencatatkan kinerja yang baik dan tetap tumbuh dengan ketahanan cukup kuat di tengah pandemi COVID-19. Pada tahun 2020 PT Bank DKI masih memiliki ketahanan yang baik dengan membukukan laba bersih mencapai Rp 580,6 miliar.

” Menjaga kualitas pertumbuhan”

Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa mengatakan, pandemi COVID-19 memberikan tekanan yang cukup berat bagi perbankan, khususnya di sisi risiko kredit. Oleh sebab itu, Bank DKI menerapkan berbagai inisiatif dan pengelolaan risiko yang efektif untuk menjaga kualitas aset dan bisnis.  

“Berbagai kebijakan cepat yang dilakukan sebagai respons terhadap kondisi pandemi menunjukkan hasil positif dari sisi tingkat kesehatan maupun bisnis perseroan,” ujarnya, Jumat (30/4).

Menurutnya, penyaluran kredit dan pembiayaan di tahun 2020 juga dilakukan dengan sangat selektif dan memperhatikan prinsip kehati-hatian. Per Desember 2020, rasio Non-Performing Loan (NPL) Gross tercatat sebesar 2,98 persen dan berada di bawah rata-rata NPL industri perbankan nasional di tahun 2020 sebesar 3,06 persen.

“Selain itu, untuk menjaga kelangsungan bisnis ke depan, Bank DKI juga telah membukukan pencadangan yang cukup untuk mengantisipasi penurunan kualitas kredit imbas dari pandemi COVID-19,” terangnya

Zainuddin menjelaskan, seiring dengan belum pulihnya permintaan kredit sebagai imbas dari pandemi COVID-19 sepanjang tahun 2020, memberikan tekanan pada pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan yang terkontraksi minus 4,71 persen (yoy) menjadi sebesar Rp 35,66 triliun.

Penurunan kredit di sepanjang tahun 2020 dikarenakan Bank DKI mengurangi expo sure kredit yang diberikan kepada bank di mana sebelumnya tahun 2019 mencapai sebesar Rp 3 triliun menjadi hanya Rp 575 miliar di tahun 2020. Adapun kredit yang diberikan kepada sektor riil tetap tumbuh sebesar 1,95 persen dari semula sebesar Rp 34,40 triliun di tahun 2019 menjadi sebesar Rp 35,08 triliun di tahun 2020.

“Bank DKI tetap menjaga kualitas pertumbuhan kredit dengan fokus meningkatkan kredit pada sektor riil, dengan harapan dapat ikut serta mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor riil agar bisa terus tumbuh selama pandemi,” ungkapnya.

Zainuddin membeberkan, total aset Bank DKI mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik sebesar Rp 63,04 triliun atau tumbuh 13,39 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp 55,60 triliun. Pertumbuhan aset tersebut utamanya didorong oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK).

“Dana Pihak Ketiga mengalami peningkatan 31,16 persen, dari semula tercatat sebesar Rp 37,30 triliun menjadi sebesar Rp 48,92 triliun di tahun 2020,” ucapnya.

Ia menuturkan, total tabungan Bank DKI per Desember 2020 tercatat sebesar Rp 11,07 triliun, tumbuh 5,04 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp 10,54 triliun. Adapun untuk giro per Desember 2020 tercatat sebesar Rp 11,17 triliun, tumbuh sebesar 46,84 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp 7,61 triliun. Sementara untuk Deposito tercatat sebesar Rp 26,69 triliun, tumbuh 39,30 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp 19,14 triliun.

Berdasarkan data Rasio Keuangan, per Desember 2020, Rasio Kecukupan Modal (CAR) Bank DKI tercatat sebesar 28,05 persen mengalami peningkatan sebesar 2,27 persen dari sebelumnya 25,78 persen. Selain itu, rasio Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) per Desember 2020 tercatat sebesar 81,99 persen meningkat 5,98 persen dari tahun 2019 sebesar 76,01 persen.

“Peningkatan tersebut seiring dengan peningkatan beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dalam rangka implementasi PSAK 71 di tahun 2020,” imbuhnya.

Dijelaskannya, Rasio Net Interest Margin (NIM) akhir tahun 2020 tercatat sebesar 5,26 persen, cenderung menurun dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar 5,44 persen imbas dari perlambatan pertumbuhan kredit yang terjadi di sepanjang tahun 2020.

“Berbagai inisiatif dalam upaya penanganan pandemi COVID-19 dengan tetap mengedepankan pertumbuhan yang berkualitas menjadi fundamental yang baik bagi perseroan untuk menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” tandasnya.

(bj/wi


Previous Post

Koordinatoriat Wartawan Jakpus Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa

Next Post

Kelurahan Pela Mampang Bagikan 150 Nasi Kotak Pada Warga RW 07

BeritaTerkait

Jabodetabek

Andrea Bocelli Konser ke Indonesia, Waktetum ISNU: Buka Ruang Pertukaran Kebudayaan

Jumat, 23 Oktober 2026
Screenshot
Jabodetabek

Disperkimta Tangsel Jelaskan Mekanisme Pelayanan Pemakaman bagi Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026
Jabodetabek

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Türkiye Jajaki MoU Perkuat Kolaborasi Global

Rabu, 29 April 2026
Jabodetabek

MI Berprestasi, MA Responsif: Pembangunan UIN Jakarta Panen Apresiasi di JMA 2026

Kamis, 5 Februari 2026
Load More
Next Post

Kelurahan Pela Mampang Bagikan 150 Nasi Kotak Pada Warga RW 07

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Musytasar PCNU Pematangsiantar Tekankan Pesan Kemanusiaan dalam Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Andrea Bocelli Konser ke Indonesia, Waktetum ISNU: Buka Ruang Pertukaran Kebudayaan

Refleksi Dua Tahun Asta Cita Presiden Prabowo, Apa yang Sudah Terasa?

Hari Santri Nasional 2026, Rektor UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar: Santri Penentu Masa Depan Bangsa

Karhutla Tak Kunjung Tuntas, Fauqi Hadipekso Dorong Pemerintah Belajar dari ‘Pesantren Hijau’

Habib Syarief Minta Penyelenggara Satu Data Indonesia Bebas Praktik Jual-Beli Data

Terima Audiensi Komunitas Aku Menari, Wapres Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Hadiri Wisuda Institut Pariwisata Trisakti, Wapres Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia 

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telkomsel Rilis DigiAds Ramadan Insight 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Andrea Bocelli Konser ke Indonesia, Waktetum ISNU: Buka Ruang Pertukaran Kebudayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bubarkan PBAK, Rektor UIN SUKA Yogyakarta Dinilai Terlalu Reaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ibu Selvi Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya melalui Perlindungan Kekayaan Intelektual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist