Warta Indonesia
No Result
View All Result
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Politik

Corona Virus seperti Bom Atom Hiroshima Nagasaki

Warta Indonesia
Sabtu, 11 April 2020
-- Politik
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Jakarta – Virus Corona sangat mirip dengan bom atom yang dijatuhkan tepat di kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Akibatnya semua sektor tertatih-tatih bahkan mengalami kelumpuhan. Itulah yang dikemukakan M Arief Pranoto, Direktur Program Studi Geopolitik dan Kawasan Global Future Institute (GFI) dalam sebuah artikelnya yang dikutip, Sabtu (11/4).

Menurut artikelnya, Arif menjelaskan bahwa Covid-19 bukanlah sekedar cerita tentang wabah, tetapi seperti isu yang menggiring pada sebuah agenda pemusnahan massal, depopulasi secara berkala dan biadab, akan tetapi dengan cara yang beradab.

Secara open agenda, virus corona disikapi sebagai isu kesehatan dan/atau perjuangan kemanusiaan, tetapi secara agenda tersembunyi, Arif menegaskan inilah Perang Dunia III dengan modus nirmiliter. Tanpa ada kontak senjata, tetapi memiliki daya rusak tinggi terhadap kehidupan individu, kelompok maupun negara.

Bayangkan saja, skalanya melebar hingga ke 200 negara dan menelan banyak korban jiwa, kemudian kelumpuhan ekonomi, pengangguran, kelaparan ataupun efek psikis berupa kepanikan publik global.

“Secara tak sengaja, Covid-19 telah menciptakan industri baru dengan fabrikasi ketakutan, kepanikan, serta ketidakpercayaan global. Inilah yang kini berlangsung,” demikian menurut Arif dalam artikelnya.

Ia mengingatkan kembali pada krisis ekonomi yang dialami Asia tak terkecuali Indonesia pada 1997. Krisis yang disebabkan penarikan dollar AS dilakukan masif dan sistematis oleh invisible hands jelang jatuh tempo utang swasta dan pemerintah.

Modus tersebut menyebabkan banyak perusahaan besar kolaps, utang pemerintah menggunung, devisa tergerus. Hanya sektor riil dan UKM yang tidak terlalu kena dampak.

Agaknya hari ini, di tengah virus corona yang mewabah, cukup melalui lockdown beserta turunannya, implikasinya bukan cuma perusahan besar yang rontok, tetapi pasar saham pun berguguran termasuk sektor riil di level bawah yang pada krisis 1997 dulu berjaya. (Msd)

Tags: Berita IndonesiaIndonesiaIndonesia NewsKabar IndonesiaNasionalPemerintahanWartaWarta Indonesia

Previous Post

Presiden Belarus Ajak Minum Vodka Lawan Corona

Next Post

Negara-negara Kaya Rebutan Masker | Kabar9

BeritaTerkait

Fauqi Hadipekso
Politik

Karhutla Tak Kunjung Tuntas, Fauqi Hadipekso Dorong Pemerintah Belajar dari ‘Pesantren Hijau’

Kamis, 15 Oktober 2026
Politik

Habib Syarief Minta Penyelenggara Satu Data Indonesia Bebas Praktik Jual-Beli Data

Kamis, 15 Oktober 2026
Anggota DPR RI asal Lampung Chusnunia
Politik

Soal Polemik Pembongkaran Pasar Shopping Metro, Chusnunia Minta Pemkot Metro Cari Jalan Tengah

Senin, 12 Oktober 2026
Sekretaris Panitia PKB Award 2026, Rina Sa’adah
Politik

Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

Minggu, 11 Oktober 2026
Load More
Next Post

Negara-negara Kaya Rebutan Masker | Kabar9

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Habib Syarief Minta Penyelenggara Satu Data Indonesia Bebas Praktik Jual-Beli Data

Terima Audiensi Komunitas Aku Menari, Wapres Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Hadiri Wisuda Institut Pariwisata Trisakti, Wapres Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia 

Ibu Selvi Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya melalui Perlindungan Kekayaan Intelektual

Soal Polemik Pembongkaran Pasar Shopping Metro, Chusnunia Minta Pemkot Metro Cari Jalan Tengah

Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

Muhammad Hilman Mufidi Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rina Sa’adah: PKB Award 2026 Perkuat Identitas Green Party

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galaxy Z Fold6 | Z Flip6: Cerita di Balik Pengembangan Fitur AI Listening Mode

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perpers Perlindungan Ojol, Syaiful Huda Minta Tiga Kementerian Pelaksana Kompak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Lebaran, Dharma Wanita Kemenperin Gelar Bazar Belanja Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2026Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist