Warta Indonesia
No Result
View All Result
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Login
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
Subscribe
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks
No Result
View All Result
Warta Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Konbes Fatayat NU, Menteri PPPA Tekankan Sinergi untuk Hadapi Masalah Perempuan dan Anak

Wartaindonesia.co.id
Senin, 16 Desember 2024
-- Nasional
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Jakarta (16/12) – Sejalan dengan harapan Bapak Wakil Presiden, Gibran Rakabuming pada pembukaan Konferensi Besar (Konbes) Fatayat NU, dalam penutupan Konbes Fatayat NU, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan pentingnya peran Fatayat NU dalam menjawab persoalan perempuan dan anak. Menteri PPPA menyampaikan bahwa Fatayat NU adalah mitra strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dalam memperjuangkan keadilan dan kemaslahatan perempuan dan anak di tengah masyarakat.

“Pemikiran dan rekomendasi yang dihasilkan dalam Konbes Fatayat NU tahun 2024 ini, tentu akan menginspirasi substansi dalam kebijakan dan inspirasi dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Kemajuan perempuan menjadi syarat utama untuk mencapai pembangunan yang maksimal. Dengan jumlah yang signifikan, yakni hampir separuh dari total populasi (49,42%), perempuan memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas sumber daya manusia dan keberhasilan pembangunan nasional,” ujar Menteri PPPA, pada Minggu (15/12).

Menteri PPPA menyampaikan partisipasi perempuan tidak hanya mempercepat penyelesaian masalah sosial, tetapi juga meningkatkan efektivitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan. Perencanaan pembangunan akan lebih adil dan berorientasi pada kesejahteraan jika perempuan turut berperan secara signifikan. Selain itu, anak-anak juga menjadi pilar penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, anak yang sehat, cerdas, dan terlindungi adalah kunci untuk mencapai tujuan besar tersebut.

Namun, di balik potensi besar ini, perempuan dan anak masih menghadapi berbagai tantangan serius. Menteri PPPA mencatat tingginya kesenjangan gender, angka perkawinan anak, serta rendahnya perlindungan anak sebagai hambatan utama. Selain itu, kekerasan terhadap perempuan dan anak, kemiskinan, stunting, dan paparan judi online juga menjadi tantangan yang harus segera diatasi.

“Data menunjukkan bahwa 1 dari 2 anak dan 1 dari 4 perempuan pernah mengalami kekerasan sepanjang hidupnya. Ini menjadi hambatan bagi produktivitas dan peran perempuan, serta hambatan bagi tumbuh kembang anak yang maksimal.” ujar Menteri PPPA.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, dan dalam rangka mendukung Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Kemen PPPA telah merancang tiga program prioritas untuk periode 2024-2029.

Program ini meliputi Pengembangan Ruang Bersama Indonesia (RBI), perluasan fungsi call center SAPA 129 dan penguatan satu data perempuan dan anak berbasis desa atau kelurahan. Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan perempuan dan anak di seluruh Indonesia.

Menteri PPPA juga menekankan pentingnya kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat, media, dan dunia usaha. Dalam hal ini, Fatayat NU dengan jaringan yang luas hingga akar rumput, diharapkan mampu bersinergi mencari solusi atas berbagai persoalan sosial.

“Dengan kapasitas yang dimiliki, kami berharap Fatayat NU sebagai think thank untuk persoalan pemberdayaan perempuan, serta persoalan perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan, dan komunikator antara kebijakan dan program Kemen PPPA dengan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. Dengan membangun sinergi dan kolaborasi, artinya kita telah membangun konsep pembangunan PPPA yang komprehensif. Pencapaian pembangunan PPPA adalah perjuangan kita bersama, yang terus gigih tanpa kenal lelah, bersinergi dan berkolaborasi,” pungkas Menteri PPPA.

Tags: IndonesiaKementerianNasionalNusantaraPemerintah

Previous Post

Perluas Edukasi Elektrifikasi, Honda e:Technology City Tour Explore Indonesia Digelar di Kota Yogyakarta

Next Post

Lahirkan Guru Besar Bidang Ilmu Kimia, Kemenperin Pacu Hilirisasi Industri Sawit

BeritaTerkait

Nasional

Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Jumat, 9 Oktober 2026
Nasional

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026
Nasional

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026
Nasional

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Load More
Next Post

Lahirkan Guru Besar Bidang Ilmu Kimia, Kemenperin Pacu Hilirisasi Industri Sawit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Terkini

Peringati Hari Santri, PKB Gelar PKB Award 2026 Berhadiah Rp1 Miliar

Evaluasi Panja Haji DPR, Maman Imanul Haq Minta Hotel Terlalu Jauh dari Masjidil Haram Dicoret

Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Lalu Hadrian Irfani: RUU Sisdiknas Harus Wujudkan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru

PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

Marwan Jafar Minta Anggaran LPS Efisien

Dugaan Markas Judol di Kompleks TNI Cijantung, Taufiq Abdullah Minta Diusut Tuntas

Chusnunia Dukung Pengembangan Wisata Gastronomi Indonesia

Populer

  • Ekonomi Dunia Alami Resesi Terburuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menko Muhaimin Iskandar Dorong Pemberdayaan Jadi Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PKB Terima Aduan Sopir Truk: Zero ODOL, Solar Langka hingga Antrean Pelabuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tulola Jewelry, Bakti BCA, dan Reza Rahadian Berkolaborasi Hadirkan Koleksi Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram Youtube
Warta Indonesia

Tentang Kami | Redaksi | Disclaimer | Contact

Pedoman Media Siber | Privasi Policy

SOP Perlindungan Wartawan 

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Jabodetabek
  • Nasional
  • Dunia
  • Ekbis
  • Hukum
  • Politik
  • Indeks

© 2021-2024 Wartaindonesia.id | Portal Berita & Informasi Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist